Cara Bayar Pajak Motor di SAMSAT dan Secara Online

Kamis, 29 Januari 2026 | 09:54:22 WIB
cara bayar pajak motor di samsat

Jakarta - Cara bayar pajak motor di samsat kini semakin fleksibel bagi pemilik kendaraan bermotor. 

Pembayaran pajak tahunan penting dilakukan agar administrasi tetap valid dan terhindar dari denda. 

Saat ini, kamu bisa membayar langsung di kantor SAMSAT atau menggunakan layanan online resmi yang disediakan pemerintah.

Panduan ini menjelaskan persyaratan, cara menghitung biaya, serta langkah-langkah terbaru untuk melakukan cara bayar pajak motor di samsat dengan mudah dan aman.

Klasifikasi Pajak Kendaraan

Pajak untuk kendaraan bermotor dibagi menjadi beberapa kategori:

  1. Pajak tahunan: Dibayarkan setiap tahun untuk memperpanjang masa aktif STNK dan menjaga legalitas kendaraan.
  2. Pajak lima tahunan: Selain kewajiban membayar pajak, pemilik kendaraan diwajibkan mengganti pelat nomor serta melakukan pemeriksaan fisik kendaraan untuk memastikan kondisinya sesuai standar.
  3. Penerapan pajak: Kewajiban ini berlaku baik untuk kendaraan milik pribadi maupun kendaraan yang dimiliki oleh badan atau perusahaan.

Persyaratan Pembayaran Pajak Motor

Untuk motor milik pribadi yang akan membayar pajak tahunan, dokumen yang dibutuhkan meliputi:

  • KTP asli beserta fotokopi yang sesuai dengan nama pada STNK.
  • STNK asli dan fotokopi sebanyak dua lembar.
  • BPKB asli, biasanya hanya diminta untuk verifikasi jika diperlukan.

Sedangkan untuk kendaraan yang terdaftar atas nama perusahaan, dokumen yang diperlukan antara lain:

  • NPWP perusahaan.
  • NIB (Nomor Induk Berusaha) sebagai pengganti SIUP/TDP.
  • Surat kuasa apabila pembayaran dilakukan oleh pihak yang mewakili perusahaan.

Catatan tambahan: Di beberapa wilayah, pembayaran pajak tahunan motor kini bisa dilakukan melalui layanan SAMSAT Drive Thru dengan hanya membawa KTP dan STNK asli.

Cara Menghitung Biaya Pajak Motor

Secara umum, pajak motor dihitung dengan formula:

Pajak Motor = (1,5% × Nilai Jual Kendaraan Bermotor) + SWDKLLJ

Keterangan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan):

  • Rp35.000 untuk motor dengan kapasitas mesin ?250 cc
  • Rp80.000 untuk motor dengan kapasitas mesin >250 cc

Contoh Perhitungan:
Jika memiliki motor 250 cc dengan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp15.000.000:

(1,5% × Rp15.000.000) + Rp35.000 = Rp225.000 + Rp35.000 = Rp260.000

Jadi, total pajak motor yang harus dibayarkan adalah Rp260.000.

Cara Bayar Pajak Motor di SAMSAT

Kalau kamu ingin membayar secara langsung, berikut tahapan yang perlu diikuti untuk cara bayar pajak motor di samsat:

  1. Kunjungi kantor SAMSAT atau layanan Drive Thru
    Datanglah ke kantor SAMSAT terdekat atau gunakan fasilitas Drive Thru jika tersedia. Pastikan membawa semua dokumen asli dan fotokopi yang diperlukan agar proses berjalan lancar.
  2. Isi formulir perpanjangan STNK
    Petugas akan memberikan formulir khusus untuk perpanjangan STNK. Isi semua kolom dengan lengkap dan sesuai data pada STNK dan KTP. Kesalahan penulisan bisa menunda proses pembayaran dan penerbitan STNK baru.
  3. Serahkan formulir beserta dokumen persyaratan
    Setelah formulir selesai diisi, serahkan bersama dokumen seperti KTP, STNK, dan BPKB (jika diminta). Petugas akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen sebelum membuat tagihan pajak.
  4. Ambil lembar tagihan pajak dan lakukan pembayaran
    Petugas akan mencetak lembar tagihan pajak sesuai perhitungan yang berlaku. Bawa lembar ini ke loket pembayaran dan lakukan transaksi. Pastikan pembayaran sesuai nominal yang tertera.
  5. Tunggu proses penerbitan STNK dan SKPD baru
    Setelah membayar, petugas akan memproses penerbitan STNK yang sudah diperpanjang dan SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah). Waktu tunggu bisa berbeda tergantung jumlah antrean, biasanya sekitar 15–30 menit.
  6. Periksa kembali data sebelum meninggalkan loket
    Sebelum meninggalkan loket, pastikan semua informasi pada STNK dan SKPD baru benar, mulai dari nama pemilik, nomor kendaraan, hingga masa berlaku pajak. Kesalahan kecil bisa merepotkan jika harus diperbaiki nanti.

Panduan Membayar Pajak Motor Melalui Aplikasi SIGNAL

Sejak 2022, pemerintah menghadirkan aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional) untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor. 

Pada 2026, aplikasi ini semakin stabil dan dapat digunakan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Berikut langkah-langkah terbaru:

  1. Unduh dan pasang aplikasi SIGNAL
    Cari SIGNAL di Play Store atau App Store, lalu pasang di smartphone kamu. Pastikan versi aplikasi terbaru agar semua fitur berjalan lancar.
  2. Registrasi akun
    Buka aplikasi, kemudian daftar dengan memasukkan NIK, alamat email, nomor HP aktif, dan buat kata sandi yang aman. Pastikan data yang dimasukkan sesuai KTP agar proses verifikasi cepat.
  3. Tambahkan data kendaraan
    Masukkan informasi kendaraan, termasuk status kepemilikan, Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB), dan 5 digit terakhir nomor rangka. Data ini berguna untuk mengecek tagihan pajak secara akurat.
  4. Cek rincian pajak
    Pilih kendaraan yang ingin dibayar pajaknya, lalu aplikasi akan menampilkan rincian jumlah pajak dan SWDKLLJ yang harus dibayarkan. Pastikan semua data benar sebelum melanjutkan.
  5. Pilih metode pembayaran
    Klik opsi “Pilih Cara Pembayaran” untuk mendapatkan kode bayar. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer bank, ATM, mobile banking, atau virtual account yang tersedia.
  6. Pantau status pembayaran
    Setelah melakukan transaksi, klik fitur “Lacak” untuk memantau pengiriman e-TBPKP (Tanda Bukti Pelunasan Pajak Kendaraan Bermotor).
  7. Terima dokumen resmi
    Jika memilih opsi pengiriman dokumen, tunggu hingga TBPKP dan stiker pengesahan STNK dikirim ke alamat yang terdaftar. Biasanya memakan waktu beberapa hari kerja tergantung lokasi.

Perpanjangan STNK Setiap 5 Tahun

Selain membayar pajak tahunan, pemilik kendaraan wajib melakukan perpanjangan STNK setiap lima tahun sekali. 

Proses ini berbeda dengan pembayaran pajak tahunan karena mencakup pergantian plat nomor. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  1. Datang ke kantor Samsat terdekat sambil membawa kendaraan yang akan diperpanjang STNK-nya.
  2. Lakukan cek fisik kendaraan di lokasi yang telah ditentukan oleh petugas.
  3. Setelah cek fisik selesai, ambil formulir hasil pemeriksaan dan lakukan proses legalisasi.
  4. Isi formulir perpanjangan STNK yang disediakan oleh petugas.
  5. Serahkan semua dokumen persyaratan ke loket pendaftaran.
  6. Tunggu hingga nama dipanggil untuk menerima slip pembayaran.
  7. Bayar sesuai jumlah yang tertera di slip melalui loket kasir.
  8. Setelah pembayaran, tunggu panggilan untuk mengambil STNK baru beserta plat nomor yang sudah diperbarui.

Proses perpanjangan STNK lima tahunan biasanya memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan pajak tahunan biasa. 

Oleh karena itu, disarankan datang lebih awal, terutama pagi hari, agar antrean lebih singkat dan proses lebih lancar.

Sanksi Jika Terlambat Membayar Pajak Motor

Membayar pajak kendaraan tepat waktu bukan sekadar kewajiban, tetapi juga penting untuk menghindari denda administratif. 

Keterlambatan pembayaran pajak motor bisa menimbulkan sanksi finansial yang cukup besar. Berikut rinciannya:

  • Denda keterlambatan sebesar 2% per bulan dari jumlah pajak yang harus dibayarkan.
  • Denda maksimum mencapai 48%, setara dengan keterlambatan 24 bulan.
  • Selain denda, keterlambatan dapat mempersulit proses administrasi lain, seperti perpanjangan SIM atau pengurusan dokumen kendaraan.

Untuk mencegah sanksi, pemilik kendaraan bisa melakukan beberapa langkah:

  1. Catat tanggal jatuh tempo pembayaran pajak dan atur pengingat di kalender atau ponsel.
  2. Gunakan notifikasi dari aplikasi pembayaran pajak online yang tersedia di beberapa daerah.
  3. Jika ada kendala finansial, pertimbangkan mengajukan keringanan atau penundaan pembayaran di kantor Samsat setempat.

Dengan memahami risiko keterlambatan dan mengambil tindakan pencegahan, pemilik kendaraan diharapkan lebih disiplin dalam melaksanakan kewajiban pajak motor mereka.

Tips Praktis untuk Membayar Pajak Motor dengan Lancar

Membayar pajak kendaraan tidak perlu menjadi hal yang merepotkan. Dengan persiapan dan strategi yang tepat, kewajiban ini bisa dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Berikut beberapa langkah yang bisa membantu:

1. Persiapkan dokumen terlebih dahulu
Pastikan semua dokumen penting seperti KTP, STNK, dan BPKB dalam kondisi lengkap dan masih berlaku. Sebaiknya buat salinan dokumen sebelum ke Samsat agar proses lebih cepat.

2. Pilih waktu yang tepat
Hindari membayar pajak saat akhir bulan atau menjelang akhir tahun karena antrean biasanya lebih panjang. Datang di pertengahan bulan dan pagi hari dapat membuat proses lebih cepat.

3. Manfaatkan layanan digital
Gunakan aplikasi SIGNAL atau e-Samsat untuk melakukan pembayaran dari rumah. Jika tetap harus datang ke Samsat, cek terlebih dahulu jumlah pajak yang harus dibayar melalui aplikasi agar tidak bingung di lokasi.

4. Pertimbangkan gerai ritel
Bagi yang sibuk, pembayaran bisa dilakukan melalui gerai Indomaret atau Alfamart yang biasanya buka hingga malam, sehingga lebih fleksibel.

5. Pastikan keamanan data
Saat melakukan pembayaran online, gunakan koneksi internet yang aman dan jangan bagikan informasi pribadi atau kendaraan ke pihak yang tidak berwenang.

6. Simpan bukti pembayaran
Selalu simpan bukti pembayaran baik dalam bentuk fisik maupun digital. Hal ini penting jika terjadi kesalahan sistem atau dibutuhkan untuk keperluan administrasi lainnya.

Dengan langkah-langkah ini, proses pembayaran pajak kendaraan dapat dilakukan dengan lebih lancar, cepat, dan aman.

Sebagai penutup, dengan memahami langkah dan persyaratan, proses jadi lebih cepat dan aman, sehingga wajib pajak bisa lancar menyelesaikan cara bayar pajak motor di samsat.

Terkini