Berapa Persen Bunga Pinjaman di Pegadaian? Ini Rinciannya Biar Nggak Salah Hitung!

Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:57:42 WIB
bunga pinjaman di pegadaian

Jakarta - Bunga pinjaman di Pegadaian bervariasi tergantung produk yang dipilih, mulai dari 0,55% hingga 3,75% dengan perhitungan harian atau bulanan.

Pegadaian bisa menjadi pilihan tepat jika membutuhkan dana cepat tanpa prosedur rumit. Namun, penting untuk memahami setiap detail produknya sebelum memutuskan, agar bisa menyesuaikan dengan kebutuhan finansial dan memilih opsi yang paling sesuai.

Dengan memperhatikan besaran bunga pinjaman di Pegadaian, tenor, dan jenis layanan, kamu bisa memanfaatkan fasilitas Pegadaian secara optimal tanpa risiko salah langkah.

Mengenal Sistem Bunga di Pegadaian

Pegadaian bisa dianggap sebagai solusi cepat saat membutuhkan dana darurat. Mulai dari gadai emas, sertifikat properti, hingga efek saham, semua dapat diproses dengan aman dan cepat.

Meski praktis, penting juga memahami biaya sewa modal atau bunga yang dikenakan. Berbeda dengan pinjaman bank yang umumnya dihitung per tahun, di Pegadaian bunga dihitung setiap 15 hari atau bulanan, tergantung jenis layanan yang dipilih.

Memahami cara perhitungan bunga sejak awal memberi keuntungan:

  • Memperkirakan total biaya pinjaman dengan lebih akurat
  • Menentukan jangka waktu pinjaman yang realistis
  • Memilih produk Pegadaian yang paling sesuai dengan kebutuhan

Dengan pemahaman ini, kamu bisa memanfaatkan layanan Pegadaian secara optimal tanpa kebingungan soal biaya tambahan. Mari kita ulas satu per satu produk dan besaran bunganya!

Rincian Bunga Pinjaman di Pegadaian Berdasarkan Jenis Produk

Untuk memahami bunga pinjaman di pegadaian, penting mengetahui bahwa setiap produk memiliki perhitungan dan besaran bunga yang berbeda, sehingga pemilihan produk harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pembayaran.

1. Gadai Emas Reguler

Ini adalah salah satu produk Pegadaian yang paling diminati karena sangat praktis untuk mendapatkan dana tunai dalam waktu singkat, khususnya bagi yang memiliki perhiasan emas. 

Produk ini memungkinkan nasabah menyerahkan emas sebagai jaminan, sementara uang pinjaman dapat dicairkan segera.

Bunga untuk produk gadai emas dihitung setiap 15 hari dengan tarif antara 1,2% hingga 1,5%. 

Artinya, jika kamu menggadaikan emas untuk mendapatkan pinjaman sebesar Rp1.000.000, maka dalam periode 15 hari bunga yang harus dibayarkan sekitar Rp12.000–Rp15.000. 

Sistem ini memungkinkan nasabah menyesuaikan tenor dan jumlah pinjaman sesuai kemampuan pembayaran, sehingga fleksibilitas tinggi untuk kebutuhan jangka pendek.

Selain itu, emas yang digadaikan tetap aman karena Pegadaian memiliki prosedur penyimpanan yang terjamin. 

Nasabah juga dapat memperpanjang waktu pinjaman dengan membayar bunga tambahan sesuai ketentuan.

2. Pinjaman Serbaguna (Kreasi)

Pinjaman Serbaguna Pegadaian, yang dikenal dengan nama Kreasi, merupakan produk kredit fleksibel yang bisa diakses oleh karyawan maupun non-karyawan. 

Produk ini cocok untuk berbagai keperluan, baik konsumtif seperti biaya keluarga, perlengkapan kerja, atau kebutuhan sehari-hari, maupun produktif seperti modal usaha.

Yang menarik, agunan untuk Kreasi menggunakan BPKB kendaraan bermotor, sehingga peminjam tetap bisa menggunakan kendaraan sehari-hari tanpa kehilangan aset. 

Hal ini membuat produk ini lebih praktis dibandingkan gadai emas bagi mereka yang membutuhkan dana cepat namun ingin tetap mempertahankan aset yang dimiliki.

Bunga pinjaman dihitung setiap 15 hari mulai dari 0,75%, lebih ringan dibandingkan produk gadai emas. 

Karena bunga lebih rendah, Kreasi sangat ideal untuk pinjaman jangka pendek dengan tenor fleksibel. 

Proses pencairan cepat dan persyaratan mudah menjadikan Kreasi pilihan populer bagi masyarakat yang membutuhkan modal tunai tanpa prosedur rumit.

3. Gadai Efek

Layanan ini memungkinkan kamu mendapatkan dana tunai tanpa harus melepas saham atau obligasi yang sudah dimiliki. 

Pegadaian Efek menggunakan surat berharga tanpa warkat (scriptless) seperti saham dan obligasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai jaminan. 

Produk ini sangat cocok untuk investor yang ingin tetap menjaga portofolio investasi namun membutuhkan dana segar secara cepat.

Tenor pinjaman dapat mencapai 90 hari, sedangkan biaya sewa modal atau bunganya dihitung 15% per tahun dengan perhitungan harian dari 360 hari dan minimal 15 hari. 

Misalnya, jika pinjaman dilakukan selama 15 hari, bunga hanya dihitung secara proporsional dari tarif tahunan tersebut. 

Sistem ini membuat perhitungan bunga transparan, sehingga nasabah dapat merencanakan biaya dari awal tanpa ada kejutan di akhir.

Dengan produk ini, saham atau obligasi tetap aman di rekening nasabah, sementara dana tunai bisa langsung digunakan untuk kebutuhan mendesak, peluang bisnis, atau rebalancing portofolio. 

Produk ini sangat ideal bagi investor yang ingin tetap memanfaatkan momen pasar tanpa kehilangan likuiditas.

4. Gadai Sertifikat (Rumah atau Ruko)

Bagi yang memiliki sertifikat properti seperti rumah, ruko, atau tanah, produk ini menawarkan cara praktis untuk mendapatkan pinjaman dalam jumlah besar tanpa prosedur rumit. 

Pinjaman bisa mencapai Rp200 juta dengan agunan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Hak Guna Bangunan (HGB).

Pegadaian menawarkan dua opsi: sistem konvensional atau syariah. Bagi nasabah yang ingin pembiayaan bebas riba, layanan Pegadaian Syariah Gadai Sertifikat menjadi pilihan tepat. 

Produk ini cocok untuk mereka yang membutuhkan pinjaman jangka panjang dengan cicilan fleksibel yang dapat disesuaikan kemampuan finansial. 

Dengan demikian, nasabah bisa memanfaatkan aset yang dimiliki tanpa harus menjualnya, sambil tetap mendapatkan dana yang diperlukan secara cepat dan aman.

5. Gadai Kendaraan

Produk ini memungkinkan kamu memperoleh dana tunai dengan menjaminkan BPKB kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil, sehingga kendaraan kesayangan tetap bisa digunakan sehari-hari. 

Dengan sistem ini, nasabah tidak perlu melepas kendaraan untuk mendapatkan pinjaman.

Pinjaman bisa dimulai dari Rp1.000.000, dengan plafon mencapai lebih dari Rp500.000.000, tergantung pada nilai kendaraan sebagai jaminan serta kebijakan Pegadaian. Tersedia dua jenis skema bunga atau sewa modal:

  • Reguler: mulai 1% per bulan
  • Fleksi: mulai 0,05% per 15 hari

Sebagai ilustrasi, jika kamu meminjam Rp10 juta dengan skema fleksi selama 15 hari, biaya sewa modal yang harus dibayarkan hanya sekitar Rp5.000, belum termasuk biaya administrasi tambahan.

Keunggulan utama dari produk ini adalah fleksibilitas: kendaraan tetap bisa digunakan untuk aktivitas harian, pencairan dana cepat, dan prosedur yang relatif sederhana. 

Hal ini membuat Gadai Kendaraan ideal untuk kebutuhan dana darurat atau mendesak tanpa mengganggu rutinitas sehari-hari.

Tips Penting Agar Tidak Terjebak Biaya Berlebihan

  1. Tanyakan Semua Biaya dan Bunga Secara Jelas
    Sebelum menandatangani kontrak, pastikan kamu memahami besaran bunga, biaya administrasi, dan ketentuan lain yang berlaku. Transparansi sejak awal akan mencegah kejutan di akhir.
  2. Pilih Tenor yang Masuk Akal
    Sesuaikan jangka waktu pinjaman dengan kemampuan finansial. Tenor realistis membuat cicilan lebih ringan dan meminimalkan risiko telat bayar.
  3. Periksa Nilai Taksiran Agunan
    Pastikan estimasi harga barang yang digadaikan sesuai ekspektasi. Hal ini penting agar dana yang diterima mencukupi kebutuhan dan tidak mengecewakan.
  4. Sesuaikan Produk dengan Kebutuhan dan Kemampuan
    Jangan tergoda mengambil produk hanya karena terlihat menarik. Pilih jenis pinjaman dan jaminan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan serta kapasitas keuangan kamu.

Sebagai penutup, memahami bunga pinjaman di pegadaian membantu kamu pilih produk tepat, hitung biaya dengan cermat, dan terhindar dari pengeluaran tak terduga.

Terkini